Rabu, Januari 07, 2009

Sekilas Info Mesin

DETEKSI OLI VESPA BOCOR

Langkah pertama parkir vespa ditempat yang bersih dan terang kemudian bersihkan bak mesin dengan kain yang dibasahin bensin,

setelah itu perhatikan tetesan oli di lantai (Gambar1)


jika berada di posisi a (dibawah dek sayap) terjadi keretakan pd tangki oli samping (exlusive dn excel), jika di posisi b&c ada dua kemungkinan; dari baut pembuangan oli atau paking (gambar2)


Jika oli menetes pada posisi d, bisa dipstikan dari bak kopling (gambar3)

jika kebocoran di posisi e berarti oli menetes dari sil kick-starter
dan bila oli membasahi tromol rem belakang (posisi f) rembesan dipastiakn dari seal as roda, ini berbahaya karena menyebabkan rem blong (gambar4)


Terakhir dan paling berbahaya oli netes dimana-mana, ini mah harus turun mesin bro...

sumber : www.fisplus.com

Kolom Tips

Pimp Your Scooter



Mendapat Scooter Vespa klasik yang bagus, ga berarti jaminan setelah dibangun hasilnya akan sempurna sebab kunci utamanya adalah hasil pengecatan akhir, bila cacat sedikit aja, si semok jadi ga segar diliat apalagi kalo keliru pilih warna. Makanya melakukan pelaburan rona di bodi semok juga harus sesuai aturan tapi kalo dapat barang yg masih mulus dan cat orisinil baru deh kelir asli boleh dipertahankan

Tahap pengecatan menjadi bagian penting yang harus diperhatikan sebelum warna di semprot ke bodi karena ada beberapa tahapan yang harus diperhatikan
    Supaya mudah melakukannya lepas dulu bagian mesin, lantas tanggalkan seluruh kelengkapan orisinil yang menempel jangan lupa simpan ditempat khusus jangan sampai tercecer atau hilang
    Biar mudah menguliti sisa cat lama copot dan pisahkan bagian yang menempel ke bodi seperti boks, setang, spatbor dan tangki
    Kupas cat sampai dempul terangkat dan tersisa platnya aja, teknik ini bisa pakai semburan api atau dengan soda api. dari sini akan terlihat bagian mana saja yang sudah kropos, biasanya yang rawan adalah bagian dek, spatbor dan sambungan atau lis boks kalo ada yang kropos mending diganti lempengan plat kemudian di las
    Sekalian luruskan juga bodi2 yang penyok karena benturan , intinya nat lurus atau sambungan orisinilnya masih keliatan aslinya dan tidak miring
    Setelah selesai mengelupas cat dan dempul lama siram cairan epoxi tetapi sebelumnya baluri dulu dengan dempul bagian2 yang tidak rata kemudian amplas
    Usahakan lapisan baru yang menempel ke bodi tipis aja lantas diamkan sehari, bila dempul dan amplas tidak rata , setelah disiram epoxi akan nampak cekungan
    Lantas hasil epoxi mulus baru bisa disiram cat dasar beberapa kali sesuai warna yang diinginkan, bila masih ada bagian yg ga rata bisa lapisi dempul lalu ulangi pengecatan sampai benar2 keluar warnanya
    Nah! setelah bodi dibalur cat baru bisa dilapisi pernis selain agar awet karena tahan gores juga mengkilapkan permukaannya, biar klop dan sempurna merk pernis disarankan sesuai cat
    Dalam pemilihan warna untuk Vespa klasik memang tergantung trend dan selera, untuk model klasik bisa pilih kelir solid sebab lekukan tubuh skuter bisa makin seksi....

Image
pisahkan bagian yang menempel ke bodi seperti boks, setang, spatbor dan tangki

Image
Sambungan atau lis boks kalo ada yang kropos mending diganti lempengan plat kemudian di las

Image
Jangan lupa bagian bawah dikasih anti karat

Image
Hati-hati memasang kelengkapan orisinil

Moga Tipsnya berguna untuk semua Scooterist
Selamat Mencoba......

Utak - Atik Mesin

Ubah Pengapian dari Platina ke CDI



Vespa lawas seperti Super, PS dan PX yang belum dilengkapi sistem pengapian CDI sudah barang tentu pengapian tipe platina perlu lebih sering "ditengok" ketimbang yg pake CDI
Kalo mau praktis ubah saja sistem pengapian nya jadi CDI. Beberapa tipe Vespa memang agak sulit dalam pengerjaannya sebab harus mengubah magnet dan menggulung spul baru, namun khusus tipe PX keluaran 80-82 dan super 77-79 jauh lebih mudah karena tipe ini tinggal ganti spul yang dilengkapi IC dan dan micro chip pengapian, berikut langkah modifikasinya :

Image
1. Setelah boks mesin terbuka lepas kipas magnet menggunakan alat bantu yg namanya Treker
Image

2. Lepas seluruh baut spul pengapian dengan obeng, lepas juga seluruh kabel yg menghubungkan ke spul, pada spul ini terdapat lima warna kabel yang memiliki fungsi sendiri-sendiri
3. Setelah itu lepas juga kotak terminal kabel yang terhubung dengan kabel spul

Image

4. Kemudian pasang spul IC, sedangkan micro chip dipasang di kotak terminal yang dilepas tadi, sambung kabel sesuai warnanya; hitam dan putih untuk massa, hijau untuk micro chip, merah untuk ke CDI dan biru ke lampu.
Mudahnya lagi sistem ini ga perlu nyari posisi top

Selamat Bereksperimen........

sumber : www.fisplus.com